Sunday, July 6, 2008

me,my boyfriend,my friend

Lupain Anggra dan Yosi, saya udah bisa lupain . So. I’m free now . Sekarang (mungkin) cerita cinta itu telah terganti dengan kehadiran seseorang yang sebelumnya itu sahabat saya dan sekarang statusnya sebagai pacar saya . Pelarian dari seseorang kah? Entahlah . Terjadi perang batin antar keegoisan dan kejujuran . Dan saya nggak tau jawabannya .*sigh*

Setelah saya ‘nembak’ dia, saya bertanya dalam hati, “Apa kamu nembak dia karena kamu cinta dia? Rasa sayang saja , kamu nggak punya .” Tapi itu sudah terjadi, saya percaya cinta dapat tumbuh dengan sendirinya . And, I’m trying dan tampaknya saya agak (sedikit) perhatian layaknya orang yang pacaran . Dan saya juga mulai kangen sama dia . Saya pernah tanya sama dia lewat SMS, “Do you miss me?” dia jawab kurang lebih kayak gini,” It seems yes, but not much. Hehe . How about you?” dan saya jawab sejujurnya pada saat itu saya kangen sama dia . Dan saya mulai bertanya lagi dengan diri saya bahwa apa sebenarnya dia juga tidak suka sama saya ? Meski bimbang, toh saya berusaha apatis.

Beberapa hari kami jadian, someone came into my life again . His name is Azka . Dibilang gebetan ya nggak terlalu gebet tapi dibilang bukan, ya itu salah . Saya suka sama dia, but my heart said that he is not right for me . Okelah,gue tinggalin dia . Dan pas di kelas delapan, saya dekat lagi sama dia . Tapi statusnya sebagai temen curhat . I shared my problem with him. Saking dekatnya, temen-temen sekelas dia bilang kami tuh layak orang pacaran aja . Tapi, aku cuek aja . Peduli apa? Yang penting dia enak diajak curhat . Di Bali aja, kami masih menyempatkan buat cerita apa yang terjadi antar saya dengan mantan saya . Selama saya curhat , saya mikir , selama ini yang curhat di antara kami hanya saya saja . Dia sama sekali nggak pernah cerita tentang dirinya . Mungkin udah dari sana kali ya? Kan ada orang yang nggak suka cerita tentang dirinya sendiri. Dan saya masa bodoh dengan itu .

Suatu hari, temannya tanya ke saya , apa benar saya pernah nembak Azka pas kelas tujuh . Saya syok, karena itu nggak benar ! Adanya saya pernah bilang ke dia jika saya suka sama dia . Tapi nggak pernah nembak ! Saya jelaskan ke mereka . Tapi mereka bilang, Azka yang bilang seperti itu bahwa saya pernah nembak dia . Dan mereka juga pernah ngomong gini, “Kalo misalkan kamu ditembak Ickoo lagi gimana? Diterima nggak?” and guess what his said, “Kemungkinan iya.” Jujur yang saya rasakan itu senang bercampur malu . Namun, saya berusaha untuk menyangkal, “ Loh,bukannya Azka itu udah suka cewek lain ya?” loh,katanya Azka nggak pernah cerita tentang dirinya sendiri ke Ickoo? Yep, emang benar . Saya tahu kalo cewek yang dia sukai dari temannya yang inisialnya A . Beberapa ada yang bilang, Azka seperti suka sama saya dan teman-teman sekelas saya yang tahu kedekatan saya dengann dia juga berkata demikian .

Oke, kembali lagi tentang ‘balik’-nya dia . Beberapa hari-sekitar 4 hari setelah terima rapotan- dia mengirim SMS tanya kabar saya, bagaimana ranking saya, dan liburan kemana . Tapi pada hari itu, saya nggak jawab SMS dia karena pulsa saya abis . Lalu dia dia missed call saya dua kali, tapi saya nggak merespon . Lusa, dia nelpon saya . Ternyata nggak penting banget, dia menanyakan hal yang sama dengan apa yang ia SMS tempo lalu . Ya ampun, nggak penting banget ! Gitu aja sampe dibelain? Kurang kerjaan banget! Kok bisa ada orang kayak gitu? Lalu, saya cerita ke dua teman saya, mereka bilang itu pertanda dia suka sama aku ! Waduh waduh dan makin diperkuat dengan kejadian di masa lalu saat dia ‘ngambek’ aku nggak balas SMS dia . Argh...

Dan saya berpikir, bila yang dibilang teman-teman saya itu benar jika Azka suka saya, mengapa saya tidak selingkuh? Hehehe..Kejam memang . Iya kalau dia beneran suka sama saya, tapi kalau tidak? I can’t imagine .

Apa saya ge-er? Gawat kalau iya . Bisa berbahaya! Belum tentu juga kan Azka suka sama saya? Mencoba untuk tidak ge-er . Bisa gawat . Betul? Dan bagaimana dengan pacar saya? Hmm....

No comments: