Thursday, July 10, 2008

Oke, hari ini saya akan ngomongin tentang video klipnya Cokelat – Salah . Video klip-nya nggak penting ! Kalo aku bilang sih, video klipnya tuh jayus . Ada yang jadi Ahmad Dhani , Ian Kasela , Ariel Peterpan , Dewi Persik , Ariel Peterpan, dan satu lagi tu kayaknya Giring (tapi nggak tau deh bener apa enggak karna anak tersebut botak, tapi ada adegan yang buat saya berpikir itu Giring) . Aduh, geje banget alias nggak jelas ! Terus kayak videonya Peterpan yang Menghapus Jejakmu . Inget adegannya Dian Sastro yang ngelomvat-lomvat *ngelompat-lompat* bareng Ariel di jembatan? Anak-anak itu kayaknya nggak berhasil membuat suasana lucu atau nggemesin ( mungkin bagi aku kali ya ?) Terus ada adegan Ariel jadi-jadian goyang-goyang nggak jelas disaat anak-anak itu ngumpul bareng . Hello ? Is that funny ? I don’t think so ! Dan ada bagian yang paling aku (maaf) benci yaitu ada anak cewek yang meranin Dewi Persik . Oke, lumayan miriplah centilnya . Tapi berlebihan alias LEBAY !!! Nggak lucu ! Basi ! Jayus ! Nggak penting ! Nggak asik ah ! Kalo menurutku sih mungkin video klipnya lebih baik menampilkan sosok artis yang sesungguhnya, maksudku artis-artis beneran .

Oke, seharusnya saya nggak boleh judge mereka . Tapi saya hanya mau menyampaikan pendapat saya . Itu saja kok . And who knows, malah ada masyarakat yang suka sama video klip mereka (Kalo kamu salah satunya, I’m so sorry) Bagi yang belum liat video klip bisa dilihat di You Tube (kalo udah di-upload sih ) apa nggak bisa diliat di stasiun TV, beberapa waktu ini diputer kok atau nggak coba liat di MTV Ampuh

Sunday, July 6, 2008

me,my boyfriend,my friend

Lupain Anggra dan Yosi, saya udah bisa lupain . So. I’m free now . Sekarang (mungkin) cerita cinta itu telah terganti dengan kehadiran seseorang yang sebelumnya itu sahabat saya dan sekarang statusnya sebagai pacar saya . Pelarian dari seseorang kah? Entahlah . Terjadi perang batin antar keegoisan dan kejujuran . Dan saya nggak tau jawabannya .*sigh*

Setelah saya ‘nembak’ dia, saya bertanya dalam hati, “Apa kamu nembak dia karena kamu cinta dia? Rasa sayang saja , kamu nggak punya .” Tapi itu sudah terjadi, saya percaya cinta dapat tumbuh dengan sendirinya . And, I’m trying dan tampaknya saya agak (sedikit) perhatian layaknya orang yang pacaran . Dan saya juga mulai kangen sama dia . Saya pernah tanya sama dia lewat SMS, “Do you miss me?” dia jawab kurang lebih kayak gini,” It seems yes, but not much. Hehe . How about you?” dan saya jawab sejujurnya pada saat itu saya kangen sama dia . Dan saya mulai bertanya lagi dengan diri saya bahwa apa sebenarnya dia juga tidak suka sama saya ? Meski bimbang, toh saya berusaha apatis.

Beberapa hari kami jadian, someone came into my life again . His name is Azka . Dibilang gebetan ya nggak terlalu gebet tapi dibilang bukan, ya itu salah . Saya suka sama dia, but my heart said that he is not right for me . Okelah,gue tinggalin dia . Dan pas di kelas delapan, saya dekat lagi sama dia . Tapi statusnya sebagai temen curhat . I shared my problem with him. Saking dekatnya, temen-temen sekelas dia bilang kami tuh layak orang pacaran aja . Tapi, aku cuek aja . Peduli apa? Yang penting dia enak diajak curhat . Di Bali aja, kami masih menyempatkan buat cerita apa yang terjadi antar saya dengan mantan saya . Selama saya curhat , saya mikir , selama ini yang curhat di antara kami hanya saya saja . Dia sama sekali nggak pernah cerita tentang dirinya . Mungkin udah dari sana kali ya? Kan ada orang yang nggak suka cerita tentang dirinya sendiri. Dan saya masa bodoh dengan itu .

Suatu hari, temannya tanya ke saya , apa benar saya pernah nembak Azka pas kelas tujuh . Saya syok, karena itu nggak benar ! Adanya saya pernah bilang ke dia jika saya suka sama dia . Tapi nggak pernah nembak ! Saya jelaskan ke mereka . Tapi mereka bilang, Azka yang bilang seperti itu bahwa saya pernah nembak dia . Dan mereka juga pernah ngomong gini, “Kalo misalkan kamu ditembak Ickoo lagi gimana? Diterima nggak?” and guess what his said, “Kemungkinan iya.” Jujur yang saya rasakan itu senang bercampur malu . Namun, saya berusaha untuk menyangkal, “ Loh,bukannya Azka itu udah suka cewek lain ya?” loh,katanya Azka nggak pernah cerita tentang dirinya sendiri ke Ickoo? Yep, emang benar . Saya tahu kalo cewek yang dia sukai dari temannya yang inisialnya A . Beberapa ada yang bilang, Azka seperti suka sama saya dan teman-teman sekelas saya yang tahu kedekatan saya dengann dia juga berkata demikian .

Oke, kembali lagi tentang ‘balik’-nya dia . Beberapa hari-sekitar 4 hari setelah terima rapotan- dia mengirim SMS tanya kabar saya, bagaimana ranking saya, dan liburan kemana . Tapi pada hari itu, saya nggak jawab SMS dia karena pulsa saya abis . Lalu dia dia missed call saya dua kali, tapi saya nggak merespon . Lusa, dia nelpon saya . Ternyata nggak penting banget, dia menanyakan hal yang sama dengan apa yang ia SMS tempo lalu . Ya ampun, nggak penting banget ! Gitu aja sampe dibelain? Kurang kerjaan banget! Kok bisa ada orang kayak gitu? Lalu, saya cerita ke dua teman saya, mereka bilang itu pertanda dia suka sama aku ! Waduh waduh dan makin diperkuat dengan kejadian di masa lalu saat dia ‘ngambek’ aku nggak balas SMS dia . Argh...

Dan saya berpikir, bila yang dibilang teman-teman saya itu benar jika Azka suka saya, mengapa saya tidak selingkuh? Hehehe..Kejam memang . Iya kalau dia beneran suka sama saya, tapi kalau tidak? I can’t imagine .

Apa saya ge-er? Gawat kalau iya . Bisa berbahaya! Belum tentu juga kan Azka suka sama saya? Mencoba untuk tidak ge-er . Bisa gawat . Betul? Dan bagaimana dengan pacar saya? Hmm....