Friday, June 25, 2010

BOSAN

oke,post ini saya tujukan bagi orang-orang yang akhir-akhir ini saya muak liat mukanya dan mereka sok di depan saya

I am trapped in undefined situation, I call it as hell. Why hell? Because it just like drama,you have to pretend to be two faces and all seem fake and illogical! People are fuckin' faking all the time. Why must shouting all the time? Why you shout about illogical idealism? Why you think you are good enough? You all such trashes,dudes!

Wednesday, June 23, 2010

RYM? what tje fuk

hari ini,sekolahku ngadain event Refresh Your Mind,semacam pensi kecil-kecilan dan internal. Pertama-tama aku mau cerita :

#1 : Sebut aja,R, ngajak aku buat jadi bendahara satu di acara ini,tapi aku sempet berkelit karna pasti kerjanya pas ujian (karna kebetulan pas itu mau ujian kenaikan kelas) tapi akhirnya aku luluh juga dan bergabung sama panitia ini. FYI, si R ini ditunjuk sebagai ketua oleh anak-anak OSIS karna kevokalan dia dalam mengkritisi kepanitiaan di sekolah kami (yang terkenal dengan panitia yang itu2 aja). Nah karna dia 'terlalu bawel' makanya mereka nunjuk si R ini dan menantang dia kalo dia bisa buktiin kalo orang yang jarang ikut kepanitiaan,bisa ikut terlibat

#2 : R ngejadiin aku koor acara. Awalnya aku nolak (entah dia ngerti maksudku apa nggak), karna koor acara itu nggak gampang. Sukses suatu acaranya juga tergantung koor acara tapi tetep aja aku yang jadi

#3 : Baru aja kejadian kemarin (Selasa,22 Juni 2010). Kemarin tu si R disindir-sindir sama panitia lain karna disaat udah mau mulai eventnya dia malah asik ke pantai sama temen-temen sekelasnya. Padahal, temen sekelasnya, sebut aja SF, ngerjain dekor dan pulang sampe sore (makanya dia nggak ikutan ke pantai). Disindir tuh sama temennya "Eh besok pas RYM (tanggal 23 Juni-red.) kita ke pantai aja yuk nggak usah RYM," kata temenku dan pas banget disitu ada si R. Di samping itu, si R juga dapet sindiran berkali-kali dari anak-anak panitia lain dengan hal yang senada. Sontak, dia ngedumel gitu terus dia pergi. Nggak lama kemudian dia sms ke temenku yang nyindir-nyindir dia. Inti smsnya si S gerah disindir-sindir gitu dan dia bilang kami juga banyak salah terus dia bilang kalo dia nggak peduli acaranya bakal sukses atau gagal total,dia nggak peduli lalu dia berkata pada kami kalo acara itu jadi acara kami. Kebetulan aku ada di sampingnya temenku pas dia nerima sms,anak-anak lain langsung mencaci maki si R. Lah gimana mereka nggak ada motivasi buat nyindir, wong di saat kami lagi butuh dia, dia malah asik 'liburan' Ya meski udh ada koor2 yang nge-handle tapi bukannya seorang ketua juga harus berperan juga?

#4 : Sorry to say, to be honest aku kurang niat kerja,kenapa?Satu, rym itu event setelah ujian dimana mau-nggak-mau pas ujian harus ngurusin juga. Sekarang gini deh, ujian kenaikan kelas (dimana ini hal yang serius) dibandingin rym, aku lebih milih UKK. Sebelumnya aku udah bilang sama R, "R,aku maunya kerja kalo setelah ujian lho. Ini menyangkut ujian kenaikan kelas e," lalu dia bilang ya ya ya ya tapi yo podo wae,fokusku kebagi cah! ra penak to?

Sunday, June 20, 2010

Aku dan Aachen

Aku tahu, aku masih muda dan aku tau prinsip yang menggodaku. Prinsip itu mengatakan, "Kau masih hijau,apalagi urusan cinta.Bersenang-senanglah, dont take it seriously" menggoda bukan? Tapi sayangnya aku bimbang. Aku sedang menyukai seseorang dan sepertinya dia juga begitu, kami bersama tanpa status yang tidak begitu resmi (bahkan tidak seperti anak muda lain yang masang status married atau engaged,kami tidak seperti itu) Entah kenapa kami nyaman di area ini.

Dia adalah orang yang saya sayang saat ini. Sebut saja Aachen, karena dia lahir di Aachen, Jerman. Aku nggak nyangka,akan punya hubungan kayak gini sama dia. Saya bersyukur ketemu sama dia, dia adalah orang yang........unik di mata saya. Aku nggak tau kenapa saya suka sama dia hingga sekarang. Yang saya tau, dia orang yang saya kangenin, dewasa, misterius seperti yang saya inginkan. Syukur Alhamdulillah ketemu dia.

Jujur,saya pengen meluk dia agar dia nggak pergi dari sisi saya. Untuk saat ini, saya nggak mau kehilangan dia. Itulah yang saya tahu untuk sekarang