Friday, November 2, 2012

move to Wordpress

hey kawan! sekarang saya pindah ke Wordpress heheh gatau pengen pindah aja sih heheheh jadi mungkin di blogger bakalan vakum atau gak di pake sama sekali. Boleh kalo mau follow saya di sana :D see you there :)

Tuesday, September 11, 2012

Mahasiswa Baru!

Bonjour a tous! How you doing there? Je souhaite que tu as la bien vie (sori kalo grammarnya salah :p maklum masih belajar) Anyways, now, I'm a collegian! \o/ Alhamdulillah, I've been accepted in International Relation Universitas Gadjah Mada :'D

IR atau dalam bahasa dikenal dengan Hubungan Internasional (HI) udah jadi inceranku sejak aku di kelas 6 SD. No, I ain't that bright to know what exactly HI was when I was a kid. Aku taunya di HI, aku bisa jadi dubes dan jalan-jalan keluar negeri, intinya having fun *toeng* Dari SD hingga SMA pinginku di HI, sampe suatu ketika pas SMA galau. Ada yang  menggodaku, yaitu jurusan hukum. Melihat peminat HI yang banyak tapi berbanding lurus dengan kursi yang tersedia dan pandangan bahwa anak-anak HI itu pasti cemerlang otaknya, jadi minder. Eits, bukan berarti understimate hukum lho, hukum juga bagus. Jurusan hukum UGM termasuk diperhitungkan di Jogja dan menyediakan kursi lebih banyak daripada HI. Selain itu, hukum lumayan berkaitan dengan kesukaanku yaitu suka ngomong. Then, I took psychology test to measure seberapa minat dan bakatku and the result was aku cocok di HI, komunikasi, atau sastra Inggris. Aku gak begitu cocok di hukum karena aku orangnya bosenan (njuk?) (ya itu sih yang dibilang psikolognya) (aku manut aja). Kemudian datanglah rezeki, aku dapet jalur undangan. FYI, jalur undangan ini adalah jalur dimana bisa masuk universitas tanpa tes. In that moment, aku tambah galau hukum atau HI, mana ada kabar kalo mau diterima lewat undangan, disarankan untuk milih satu jurusan aja dan masih banyak desas-desus lain. Siapa sih yang mau menyia-nyiakan a good chance? Setelah lewat berbagai pertimbangan dan berdoa, aku mantap pilih HI dan alhamdulillah aku udah keterima :'D

Hari ini adalah hari kedua aku kuliah alias ngampus. I found that my friends are critical dan cerdas. Aku sempat minder, oh gosh I was nothing between the amazing them (halah lebay). Dosen-dosennya asyik selama perkenalan ini.. Ada satu hal yang aku percaya, kita akan menjadi hebat jika dikelilingi orang yang hebat pula.Aku pun merasa begitu, ketemu orang-orang hebat di sana.Ouais. Bien sur pour ca :) Harapanku adalah aku bisa berkontribusi dengan ilmu yang aku pelajari ini dan aku bisa bikin keluargaku bangga, especially pour mes parents :) Kalo ditanya pengen kerja di mana, bayanganku adalah aku kerja untuk pemerintah, bisa di konsuler atau dubes. Aku yakin Allah memiliki rencana yang bagus untukku kelak, tapi nggak salah dong kalo aku set goal dulu untuk meraih apa yang aku inginkan hehehe... Bismillahirrahmanirrahim :)

Saturday, June 9, 2012

Body Mass Index

Selamat sore semua! Kali ini saya mau ngepost tentang kesehatan nih. Tumben banget kan ya? Hehehe lagi 'bener' nih otak eke :D Ya ya ya... Tadi baca iklan di majalah dan kebetulan isinya menarik nih. Ada kaitannya dengan berat badan. Orang-orang, biasanya kaum hawa nih, suka nggak pede ya dengan massa badannya. Nah, biar tau nih massa badan kita ini dampaknya bagus atau nggak untuk kesehatan kita, saya kutip deh dari iklan tadi :)

Body Mass Index (BMI) merupakan suatu pengukuran untuk memantau status gizi orang dewasa, khususnya yang berkaitan dengan berat badan. Oleh karena itu, BMI menjadi indikator baik atau buruknya kondisi kesehatan seseorang


Untuk cara menghitungnya sih gampang aja : WEIGHT (dalam kg) DIBAGI sama tinggi badan alias HEIGHT (dalam m) yang sudah dikali 2. Bingung? Gini rumusnya :

BMI = WEIGHT/ (HEIGHT*HEIGHT)

Nah, kalo udah ketemu hasilnya sekarang cocokin deh yang di bawah ini :
18,5 - 22,9 : low risk
23 - 27,5 : moderate risk
27,5 and above : high risk

FYI, semakin tinggi nilai BMI, makin tinggi pula kadar lemak dalam tubuh. Seperti kita tahu, hal ini bisa saja menyebabkan diabetes, kanker, jantung. Ideal BMI adalah 18,9-22,9.

Terus gimana dong kalo hasilnya lebih dari 23? Hal-hal ini bisa dicoba :
  1. Batasi makanan berlemak tinggi, seperti kue ataupun bermacam gorengan, tidak lebih dari 2 kali dalam seminggu.
  2. Minum air putih dan hindari yang berkadar gula atau minuman bersoda
  3. Perbanyak makanan yang mengandung gandum, seperti roti gandum, nasi merah ke dalam pilihan makanan
  4. Tingkatkan aktivitas fisik. Bisa aja nih aerobik kayak jalan cepat atau jogging selama 20 menit dalam sehari, yang katanya, bisa membantu menurunkan berat badan
I counted for myself dan hasilnya 24,4 hehehe (iya tau, eke berlemak cyiin) T_____T #sekilasINFO Sebenarnya ini bisa nggak sih kalo buat nyari berat badan ideal? Tadi aku tanya temen-temenku ada yang jawab iya atau enggak sih, mungkin kalian bisa cari info tentang hal tsb di sumber lain (ya iyalah secara udah globalisasi, cakupan sumber bisa luas ekekekek~)

OK deh, semoga ini bisa membantu kalian nih deh ya. Kalo ada yang salah, boleh lho diralat :p Oya, penghitungan BMI ini nggak dapat memprediksi resiko kesehatan pada ibu hamil, binaragawan, lansia. Kisaran ini pun nggak berlaku untuk usia di bawah 18 tahun ;)

Sumber :
Dewi Magazine (Mei 2010 : A Journey in Style) ; European Slimming Centre's Commercial

Wednesday, June 6, 2012

18,5

Aku harap..Aku singgah lebih lama disini


Aku berjalan yang entah aku tak tahu ujungnya. Banyak tempat yang sudah kukunjungi. Namun tujuanku masih jauh. Aku melihat gedung, rumah, tanah, pemandangan pada umumnya.. Hanya itu-itu saja yang kulihat.

Di perjalananku kulihat rumah berwarna pink. Pink pucat, pink gelap, pink biasa. Aku tak berharap bertemu dengan pink terang karena aku yakin rumah berwarna pink terang tersebut akan kutemukan nanti, pada jarak yang bagiku masih jauh. Aku nikmati saja apa yang ada di sekitarku dan bersinggah sebentar Aku masuk ke rumah pink nomor 18, rumahnya tidak begitu megah, dingin, berdebu, tapi aku yakin jika kubersihkan pasti berubah 180 derajat. Aku membersihkannya. Menata kembali perabotan yang ada di dalamnya. Tak butuh waktu lama untuk merapikannya dan untuk merasa nyaman di dalamnya. Nyaman

Suatu hari datanglah gempa bumi yang tidak begitu besar guncangannya, namun berhasil meluluh lantahkan rumah itu. Aku terlalu yakin dengan fondasi rumah itu tanpa memeriksa bagaimana bangunan itu. Rumah itu rusak. Aku sadar, itu hanya persinggahan, toh aku nomaden. Namun, tetap saja, harapanku untuk bersinggah lebih lama harus sirna.

Gempa sudah selesai, tapi efek kehilangan masih terasa. Sekarang aku berada di rumah pink nomor 18,5. Masih berharap rumah yang dulu aku tata akan kudapatkan kembali. Aku berharap rumah yang kusinggah ini sama seperti sebelumnya.. Namun ada hal yang membuatku tersadar lagi. Beda rumah beda rasanya. Memang rumah yang kutempati sekarang tidak sempurna, tapi ada keceriaan yang ditawarkan, rasa nyaman, rasa melindungi. Aku tak pernah menyangka aku akan menemukan rumah ini. Setidaknya untuk aku bersinggah. Meskipun masih tersisa sedikit asa untuk bersinggah di rumah nomor 18 lagi, tapi cepat-cepat ada yang mengatakan padaku. “Bersinggahlah di sini saja. Jangan kau mengharapkan pada puing-puing tak berguna. Di sini kamu bisa menemukan dan membuat hal-hal yang lebih berguna. Di sana, yang kau temukan hanya angan-angan semu.” Ya, aku memilih untuk bersinggah. Entah berapa lama. Yang jelas, setelah ini aku pun akan tetap berjalan ke depan. Masih banyak rumah selain bercat pink yang ingin kusinggahi

Friday, May 18, 2012

Satpam Cantik , Jembatan, dan Mimpi

I accompanied my mom to the bank dan kalo di bank pasti ada petugas keamanan yang lebih kita kenal dengan satpam. Di situ ada dua satpam wanita dan mereka cantik #njuk Dengan badan tegak, raut wajah yang tegas tapi nggak menyembunyikan senyumnya sehingga pengunjung seperti saya gak bakal ngeri :P Lalu saya mbayangin, apakah dulu mbak ini terpikirkan untuk menjadi satpam? Tanpa bermaksud apapun dan mengingat zaman sekarang kebanyakan wanita ingin menjadi wanita karier. Kerja di kantoran, jadi konsultan, desainer, pengusaha kecil-kecilan, dan lain sebagainya. I don’t have any right sih untuk nge-judge mereka, toh mereka bekerja dengan cara yang halal. I appreciate them. Apalagi terlihat di wajah mereka bahwa mereka enjoy dengan pekerjaan tersebut :-) Mari kita bayangkan, mungkin orang seusia saya kalo bercita-cita pengen jadi orang yang keren, kayak dokter, pengusaha, TV anchor, diplomat, dan lain-lain. Itu bisa dimaklumi karena sebagai manusia, khususnya anak muda, akan terus bermimpi. Mimpi itu akan direalisasikan atau ya hanya sekedar mimpi. Sering terdengar oleh kita, jika kamu ingin meraih suatu, berusahalah mencapainya. Mari kita lihat, tidak sedikit orang yang sudah memiliki mimpi tersebut dan mau melakukan pengorbanan. Salah satu contohnya anak-anak yang harus menyebrangi jembatan yang bisa saja membahayakan mereka sewaktu-waktu (maaf tata bahasa saya berantakan banget (‘o’)7 ) Walah dek, nek aku jadi kowe opo isih gelem aku sekolah, paling aku mbolos ning omah atau nggak aku nyebrang jembatan buat ke mall main Pump It Up (maaf pembaca, silakan gampar saya). See? Mereka nggak peduli halangan apa yang ada di sekitar mereka. Kalo mereka nggak bergerak, mau apa? Apalagi di zaman sekarang, mobilitas berjalan cepat, rasa terkungkung sepertinya kok enggan dirasakan oleh orang-orang saat ini ya? Namun ada juga orang yang bermimpi dan ingin mewujudkannya, tapi keadaan sekitar nggak memungkinkan hal itu terjadi. Saya lupa judul filmnya, Little Miss Sunshine po ya? Pokoknya ada keluarga gitu. Anak pertamanya ingin jadi pilot, tapi dia punya kendala yaitu dia buta warna.. Pernah ngerasa kayak gini? Ketika kita harus mengubur impian terbesar kita karena faktor yang nggak bisa diubah.. Hey, do you believe in ‘mungkin takdir Tuhan berkata lain’ ? Itu berarti kita memang harus mencari haluan lain. Saya percaya ketika kita nggak berhasil di satu hal, masih banyak hal yang bisa digali yang bisa lebih baik atau sukses.. Kembali kepada kita, bagaimana kita mengeksekusi hal tersebut dan kita merasa nyaman… Mungkin salah satu alasan mbak yang saya lihat di bank tadi memang keadaan yang harus membuatnya untuk bekerja sebagai satuan keamanan. Bermimpilah sebelum bermimpi itu dilarang. Nggak ada larangan untuk bermimpi. Pilihan ada di kamu, to make it real or just let it be ‘only dream’ dan hargailah profesi kecil, apapun itu. Angga saja dalam satu kesatuan pasti ada bagian yang kecil yang apabila itu hilang akan membuat satu kesatuan itu ada kekosongan, apabila nggak diisi hanya akan ada kerapuhan. Sebagai makhluk sosial (entah se-individualis apapun kita) kita masih membutuhkan satu sama lain.. Sekecil apapun orang itu Ps. : Semoga anak-anak tersebut nggak kehilangan semangat mereka dalam meraih mimpi seiring berjalannya waktu, karena masa depan bangsa juga di tangan mereka. Semoga mereka tidak dendam terhadap pemerintah yang tidak memperhatikan mereka sekarang, justru yang timbul dalam mereka adalah mengubah Negara ini menjadi lebih baik

Monday, May 14, 2012

Gara-Gara Tryout, Rusak Mood Sebelengga

Tau kok judulnya lebay.. Harap maklum juga, yang punya blog juga lebay Tadi siang hasil tryout intern untuk SNMPTN udah keluar. Awalnya optimis aja, tapi pas dikoreksi satu-satu kok....banyak yang salah. Sampai post ini ditulis, belum aku hitung jumlah benerku berapa. FYI, tiap jawaban bener itu skornya +4, salah -1, dan kalo nggak jawab nilainya 0, yep anda benar, di sini menggunakan sistem pengurangan nilai Abis ngoreksi aku langsung nge-sms Alakay, macam sms gelo alias kecewa gitu..Duh bakal malu sama temen2 nih kalo nilaiku lebih rendah dan lebih malu lagi sama Alakay T_T Tapi kalo dipikir-pikir siapa suruh nggak mempersiapkan dengan baik, ngerasa kan sekarang? Ah Vic, don't waste your time deh, masih ada waktu untuk nge-fix itu semua. Ayo semangat lagi!

Thursday, April 5, 2012

Lulus dan Lolos 2012 :)


Selamat malam semua! Wah, lama banget nggak ngeblog bermutu (well, post kali ini juga nggak menjamin bermutu sih :p) Oh ya, hari ini udah H-11 menuju UAN.. Ya ampun nggak kerasa banget ya, jadi anak kelas XII itu cepet banget. Baru aja rasanya kayak kemarin 'nggak ada apa-apanya' tapi sekarang , udah mau unas aje.

Judul kali ini adalah 'Lulus dan Lolos 2012'. Ini berawal dari kutipan guru saya di sekolah,'Delayota Lulus dan Lolos 100%', kebetulan beliau memegang bagian kurikulum siswa. Tagline ini pun menjadi salah satu bagiannya dalam menyemangati angkatan saya. Jadi, tagline ini dijadikan tulisan dalam pin berwarna kuning dan dipakai oleh murid-murid, terutama di kala kayak try out atau ujian. Jujur,meskipun ini pin alias simbolis tapi dari dalam diri ada rasa kayak semangat untuk usaha lebih baik lagi. Semoga pin ini bisa membawa kami ke semangat yang lebih syangar dalam menempuh tujuan kami.

Tapi rasanya, semangat lulus dan lolos ini gak hanya dirasakan di lingkungan kami aja, ya seluruh Indonesia malah :D Saya mendoakan teman-teman 2012 bisa lulus dan lolos ke universitas. Bagi teman-teman yang mungkin punya rencana lain setelah lulus nanti, saya juga mendoakan yang terbaik. Semoga kita bisa menjadi angkatan 2012 yang berguna bagi nusa dan bangsa. Semangat! :)

Wednesday, March 21, 2012

Sunday, January 22, 2012

Kulminasi

Ada sesuatu yang mungkin nggak bisa dimengerti oleh orang-orang seperti mengapa kita harus ditemukan bila harus dipisahkan, mengapa Tuhan menciptakan di dunia ini, dan berbagai pertanyaan yang belum bisa kita dapatkan jawabannya kini.

Ada sesuatu hal yang mungkin mengusik kita seperti ketidakadilan, ketidaknyamanan, duka, patah hati, serasa tenggelam tapi no one could save you, dan berbagai permasalahan pada orang-orang dengan berbeda latar belakang, lingkungan, dsb.

Namun, saya sadar dari permasalahan itu justru membuat kita tambah kuat. Dari kehilangan kita akan belajar suatu keikhlasan dan mengerti arti memiliki; dari kesedihan kita akan belajar suatu ketegaran; dari ketidakadilan kita akan belajar untuk tidak menyerah pada nasib; ketika seseorang nggak bisa apa-apa dan nggak ada yang menolongnya, dia akan belajar untuk mengatasi masalah dengan caranya. Anggap saja seperti orang yang nggak bisa matematika, tapi ia berlatih ngerjain soal-soal matematika alias terbiasa ngerjain soal, dan akhirnya dia bisa jadi ngerjain matematika. Semacam itulah kita, manusia, tiap ditempa banyak permasalahan akan membuat kita lebih kuat.

Jangan mengeluh bila kamu di dalam kesulitan, yakinkanlah dirimu kalau kamu bisa menyelesaikan ini. Bagi saya, kalo sudah yakin dan mau berusaha,mudah-mudahan ada jalan. Terkadang nasib atau takdir itu tergantung dengan apa yang kita perjuangkan. Tuhan akan memberikan kamu bantuan dengan 'perantara'-Nya,jadi, jangan lupa berdoa :D

Let's fight for ourselves :)