Wednesday, June 6, 2012

18,5

Aku harap..Aku singgah lebih lama disini


Aku berjalan yang entah aku tak tahu ujungnya. Banyak tempat yang sudah kukunjungi. Namun tujuanku masih jauh. Aku melihat gedung, rumah, tanah, pemandangan pada umumnya.. Hanya itu-itu saja yang kulihat.

Di perjalananku kulihat rumah berwarna pink. Pink pucat, pink gelap, pink biasa. Aku tak berharap bertemu dengan pink terang karena aku yakin rumah berwarna pink terang tersebut akan kutemukan nanti, pada jarak yang bagiku masih jauh. Aku nikmati saja apa yang ada di sekitarku dan bersinggah sebentar Aku masuk ke rumah pink nomor 18, rumahnya tidak begitu megah, dingin, berdebu, tapi aku yakin jika kubersihkan pasti berubah 180 derajat. Aku membersihkannya. Menata kembali perabotan yang ada di dalamnya. Tak butuh waktu lama untuk merapikannya dan untuk merasa nyaman di dalamnya. Nyaman

Suatu hari datanglah gempa bumi yang tidak begitu besar guncangannya, namun berhasil meluluh lantahkan rumah itu. Aku terlalu yakin dengan fondasi rumah itu tanpa memeriksa bagaimana bangunan itu. Rumah itu rusak. Aku sadar, itu hanya persinggahan, toh aku nomaden. Namun, tetap saja, harapanku untuk bersinggah lebih lama harus sirna.

Gempa sudah selesai, tapi efek kehilangan masih terasa. Sekarang aku berada di rumah pink nomor 18,5. Masih berharap rumah yang dulu aku tata akan kudapatkan kembali. Aku berharap rumah yang kusinggah ini sama seperti sebelumnya.. Namun ada hal yang membuatku tersadar lagi. Beda rumah beda rasanya. Memang rumah yang kutempati sekarang tidak sempurna, tapi ada keceriaan yang ditawarkan, rasa nyaman, rasa melindungi. Aku tak pernah menyangka aku akan menemukan rumah ini. Setidaknya untuk aku bersinggah. Meskipun masih tersisa sedikit asa untuk bersinggah di rumah nomor 18 lagi, tapi cepat-cepat ada yang mengatakan padaku. “Bersinggahlah di sini saja. Jangan kau mengharapkan pada puing-puing tak berguna. Di sini kamu bisa menemukan dan membuat hal-hal yang lebih berguna. Di sana, yang kau temukan hanya angan-angan semu.” Ya, aku memilih untuk bersinggah. Entah berapa lama. Yang jelas, setelah ini aku pun akan tetap berjalan ke depan. Masih banyak rumah selain bercat pink yang ingin kusinggahi

No comments: