Saturday, June 9, 2012

Body Mass Index

Selamat sore semua! Kali ini saya mau ngepost tentang kesehatan nih. Tumben banget kan ya? Hehehe lagi 'bener' nih otak eke :D Ya ya ya... Tadi baca iklan di majalah dan kebetulan isinya menarik nih. Ada kaitannya dengan berat badan. Orang-orang, biasanya kaum hawa nih, suka nggak pede ya dengan massa badannya. Nah, biar tau nih massa badan kita ini dampaknya bagus atau nggak untuk kesehatan kita, saya kutip deh dari iklan tadi :)

Body Mass Index (BMI) merupakan suatu pengukuran untuk memantau status gizi orang dewasa, khususnya yang berkaitan dengan berat badan. Oleh karena itu, BMI menjadi indikator baik atau buruknya kondisi kesehatan seseorang


Untuk cara menghitungnya sih gampang aja : WEIGHT (dalam kg) DIBAGI sama tinggi badan alias HEIGHT (dalam m) yang sudah dikali 2. Bingung? Gini rumusnya :

BMI = WEIGHT/ (HEIGHT*HEIGHT)

Nah, kalo udah ketemu hasilnya sekarang cocokin deh yang di bawah ini :
18,5 - 22,9 : low risk
23 - 27,5 : moderate risk
27,5 and above : high risk

FYI, semakin tinggi nilai BMI, makin tinggi pula kadar lemak dalam tubuh. Seperti kita tahu, hal ini bisa saja menyebabkan diabetes, kanker, jantung. Ideal BMI adalah 18,9-22,9.

Terus gimana dong kalo hasilnya lebih dari 23? Hal-hal ini bisa dicoba :
  1. Batasi makanan berlemak tinggi, seperti kue ataupun bermacam gorengan, tidak lebih dari 2 kali dalam seminggu.
  2. Minum air putih dan hindari yang berkadar gula atau minuman bersoda
  3. Perbanyak makanan yang mengandung gandum, seperti roti gandum, nasi merah ke dalam pilihan makanan
  4. Tingkatkan aktivitas fisik. Bisa aja nih aerobik kayak jalan cepat atau jogging selama 20 menit dalam sehari, yang katanya, bisa membantu menurunkan berat badan
I counted for myself dan hasilnya 24,4 hehehe (iya tau, eke berlemak cyiin) T_____T #sekilasINFO Sebenarnya ini bisa nggak sih kalo buat nyari berat badan ideal? Tadi aku tanya temen-temenku ada yang jawab iya atau enggak sih, mungkin kalian bisa cari info tentang hal tsb di sumber lain (ya iyalah secara udah globalisasi, cakupan sumber bisa luas ekekekek~)

OK deh, semoga ini bisa membantu kalian nih deh ya. Kalo ada yang salah, boleh lho diralat :p Oya, penghitungan BMI ini nggak dapat memprediksi resiko kesehatan pada ibu hamil, binaragawan, lansia. Kisaran ini pun nggak berlaku untuk usia di bawah 18 tahun ;)

Sumber :
Dewi Magazine (Mei 2010 : A Journey in Style) ; European Slimming Centre's Commercial

Wednesday, June 6, 2012

18,5

Aku harap..Aku singgah lebih lama disini


Aku berjalan yang entah aku tak tahu ujungnya. Banyak tempat yang sudah kukunjungi. Namun tujuanku masih jauh. Aku melihat gedung, rumah, tanah, pemandangan pada umumnya.. Hanya itu-itu saja yang kulihat.

Di perjalananku kulihat rumah berwarna pink. Pink pucat, pink gelap, pink biasa. Aku tak berharap bertemu dengan pink terang karena aku yakin rumah berwarna pink terang tersebut akan kutemukan nanti, pada jarak yang bagiku masih jauh. Aku nikmati saja apa yang ada di sekitarku dan bersinggah sebentar Aku masuk ke rumah pink nomor 18, rumahnya tidak begitu megah, dingin, berdebu, tapi aku yakin jika kubersihkan pasti berubah 180 derajat. Aku membersihkannya. Menata kembali perabotan yang ada di dalamnya. Tak butuh waktu lama untuk merapikannya dan untuk merasa nyaman di dalamnya. Nyaman

Suatu hari datanglah gempa bumi yang tidak begitu besar guncangannya, namun berhasil meluluh lantahkan rumah itu. Aku terlalu yakin dengan fondasi rumah itu tanpa memeriksa bagaimana bangunan itu. Rumah itu rusak. Aku sadar, itu hanya persinggahan, toh aku nomaden. Namun, tetap saja, harapanku untuk bersinggah lebih lama harus sirna.

Gempa sudah selesai, tapi efek kehilangan masih terasa. Sekarang aku berada di rumah pink nomor 18,5. Masih berharap rumah yang dulu aku tata akan kudapatkan kembali. Aku berharap rumah yang kusinggah ini sama seperti sebelumnya.. Namun ada hal yang membuatku tersadar lagi. Beda rumah beda rasanya. Memang rumah yang kutempati sekarang tidak sempurna, tapi ada keceriaan yang ditawarkan, rasa nyaman, rasa melindungi. Aku tak pernah menyangka aku akan menemukan rumah ini. Setidaknya untuk aku bersinggah. Meskipun masih tersisa sedikit asa untuk bersinggah di rumah nomor 18 lagi, tapi cepat-cepat ada yang mengatakan padaku. “Bersinggahlah di sini saja. Jangan kau mengharapkan pada puing-puing tak berguna. Di sini kamu bisa menemukan dan membuat hal-hal yang lebih berguna. Di sana, yang kau temukan hanya angan-angan semu.” Ya, aku memilih untuk bersinggah. Entah berapa lama. Yang jelas, setelah ini aku pun akan tetap berjalan ke depan. Masih banyak rumah selain bercat pink yang ingin kusinggahi